Dunia Politik Terbaru sendaru12  

Untuk APD Selama Pilkada 2020 KPU Habiskan Rp586,6 Miliar

Untuk APD Selama Pilkada 2020 KPU Habiskan Rp586,6 Miliar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghabiskan Rp586,6 miliar untuk menyiapkan alat pelindung diri (APD) sebab Pilkada Serentak 2020 dijalankan pas pandemi Covid-19.

Untuk APD Selama Pilkada 2020 KPU Habiskan Rp586,6 Miliar

untuk-apd-selama-pilkada-2020-kpu-habiskan-rp5866-miliar

Ketua KPU Arief Budiman menyatakan anggaran itu digunakan untuk membeli logistik tertentu pandemi, seperti masker, alat pengukur suhu, hingga baju hazmat.

“Ada 13 item logistik yang pernah tidak pernah ada sebab kita menyelenggarakannya di situasi normal. Pada pas Pilkada 2020 kita menyelenggarakannya di dalam situasi pandemi,”

Dalam paparan Arief, pengeluaran terbesar untuk membeli masker sebanyak 900.051 boks dengan nilai Rp145,2 miliar. Kemudian ada pengadaan 300.017 unit alat pengukur suhu badan atau thermo gun senilai Rp144,6 miliar, dan 300 ribu baju hazmat senilai Rp30,2 miliar.

Selanjutnya untuk pembelian 600 ribu botol disinfektan senilai Rp41,5 miliar, 600 ribu botol sabun cair senilai Rp10,9 miliar, 2,7 juta unit face shield senilai Rp25,8 miliar, 300 ribu boks sarung tangan latex untuk KPPS senilai Rp29,6 miliar, dan juga 300 ribu alat semprot senilai Rp25,9 miliar.

Ada pula pengadaan 600 ribu tempat air berkeran senilai Rp58,2 miliar, 3 juta boks sarung tangan plastik untuk pemilih Rp41,8 miliar, 300 ribu lembar plastik senilai Rp4,2 miliar, tisu sebanyak 900 ribu boks dengan nilai Rp15,6 miliar,dan 600 ribu botol hand sanitizer senilai Rp13,2 miliar.

Arief mengemukakan anggaran itu dikeluarkan untuk menegaskan keselamatan seluruh pihak di dalam mengikuti pilkada di tengah pandemi.

“Untuk mendukung pencapaian menjaga kesehatan dan keselamatan bagi seluruh pihak. Bukan hanya bagi penyelenggara pemilu, namun terhitung bagi pemilih. Ada masker, thermo gun, baju hazmat dan seterusnya,” ujar Arief.

Sementara itu, Pilkada Serentak 2020 udah membangkitkan klaster baru penyebaran virus corona. Tiga tempat di antaranya berada di Banten yakni, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Pandeglang.

Leave A Comment