dpr-minta-autopsi-4-laskar-fpi-dikaji-yang-diduga-langgar-ham
Dunia Politik Terbaru sendaru12  

DPR Minta Autopsi 4 Laskar FPI Dikaji Yang Diduga Langgar HAM

DPR Minta Autopsi 4 Laskar FPI Dikaji Yang Diduga Langgar HAM – Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari, menghendaki polisi membahas hasil autopsi terhadap empat jenazah anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang tewas ditembak di Tol Cikampek.

DPR Minta Autopsi 4 Laskar FPI Dikaji Yang Diduga Langgar HAM

dpr-minta-autopsi-4-laskar-fpi-dikaji-yang-diduga-langgar-ham

googleownsdit.com – Pernyataan ini disampaikan pemilik sapaan akrab Tobas selagi merespons hasil penyelidikan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), berkaitan dugaan pelanggaran HAM oleh anggota Polri didalam insiden bentrokan bersama Laskar FPI.

“Polisi perlu laksanakan pengujian lanjutan bersama membahas mgslotonline hasil otopsi terhadap tubuh 4 korban,” kata Tobas kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/1).

Dia menyampaikan, polisi juga perlu membahas hasil uji balistik. Menurutnya, langkah itu perlu dilaksanakan untuk meyakinkan posisi lubang peluru di tubuh jenazah empat anggota Laskar FPI, letak sisa tembakan yang menembus di didalam mobil, jarak dan posisi tembakan, situasi penembakan di mobil dilakukan, ketiadaan perlawanan dari korban, sampai pelaku penembakan.

Tobas menyatakan, kejelasan tentang hal-hal selanjutnya perlu untuk meyakinkan apakah tindakan yang dilaksanakan polisi terhadap empat anggota Laskar FPI bisa dikategorikan unlawful killing atau pembunuhan yang berlangsung di luar hukum.

“Kejelasan tentang momen penembakan 4 orang di didalam mobil inilah yang diperlukan untuk meyakinkan apakah terkandung unlawful killing didalam momen tersebut,” ujar politikus Partai NasDem itu.

“Saya menghendaki koordinasi pada pihak Kepolisian bersama Komnas HAM bisa dilanjutkan dan bisa berlangsung bersama baik demi meyakinkan terang dan jelasnya momen ini,” imbuhnya.

Tobas menambahkan, polisi perlu menjadikan hasil penyelidikan Komnas HAM sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut terhadap

Dia meyakinkan bahwa hasil investigasi Komnas HAM merupakan dokumen hukum yang perlu ditindaklanjuti sebab Komnas HAM adalah instansi negara yang bekerja berdasarkan undang-undang.

Sebelumnya, hasil penyelidikan Komnas HAM berkaitan insiden bentrok pada polisi bersama Laskar FPI memperlihatkan telah berlangsung pelanggaran HAM oleh pihak kepolisian.

“Terkait momen KM 50 ke atas, terkandung 4 orang tetap hidup didalam penguasaan formal petugas negara yang kemudian ditemukan tewas, maka momen selanjutnya wujud momen pelanggaran HAM,” kata Anam.

“Penembakan sekaligus 4 orang didalam satu selagi tanpa tersedia upaya lain untuk menjauhkan jatuh korban jiwa mengindikasikan tersedia tindakan unlawful killing terhadap laskar FPI,” tambahnya.

Merespons, Polri mengaku menghargai hasil penyelidikan, sembari menyebut tunggu surat formal untuk menindaklanjuti temuan Komnas HAM.

“Polri tetap tunggu surat formal yang nanti dikirim ke Polri. Tentunya dapat kami pelajari wejangan maupun surat itu yang masuk ke Polri,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono,

Leave A Comment